Yeah, I Want to Telling the World!

I’m very disappointed, guys.

aku tidur hingga jam 3 pagi selama dua hari untuk mengisi formulir untuk menjadi anggota suatu organisasi yang memberikan kesempatan bagi kita untuk dapat exchange to overseas. memang pada awalnya aku beli formulir itu karena teringat oleh keinginan Ayah saya (nanti saya jelaskan). saya mengisi formulir itu pada saat dua hari sebelum ‘deadline’ untuk mengumpulkan formulir itu. namun sayangnya, pada hari H, saya sedang presentasi dan hujan saat itu sangatlah deras (dan saya tidak bawa payung–yang tidak pernah saya lakukan–dan jaket). tentulah saya tidak dapat mengikuti seminar organisasi itu.

setelah saya sms dua orang contact person dari organisasi itu, akhirnya saya mendapat balasan yang mengatakan bahwa jadwal pengembalian formulir itu dapat diserahkan hingga hari jumat yaitu hari ini.

sore ini, karena memang jadwalnya latihan, saya diantar ke fakultas psikologi yang sebelumnya saat saya masih dirumah dan memakai hape kakakku untuk sms (ya hape saya rusak kawan :() ke salah satu cp yang lebih baik dari yang satunya (maaf saya mengatakan begini), kakak cp itu mengatakan bahwa dia sedang di saung psikologi dan mengatakan bahwa saya akan kesana jam tiga sore, namun dia tak membalasnya lagi. walau saya sms dua kali.

sesampainya saya dan kakak saya di psikologi, saya telepon kakak cp itu dan nomornya tidak aktif. setelah nyerah meneleponnya beberapa kali, akhirnya saya mencoba menelepon kakak cp lainnya. nomornya aktif dan dia mengangkatnya:

saya : “hallo. ini teh n*ken?”

n*ken : “ya, ini saya. siapa ini ya?” (kata “ya” ditekan dengan nada manja).

saya : “saya nona ka. saya mau nyerahin formulir a****c ka–”

saya diam sebentar menunggu tanggapannya (yah, seperti “ya” atau apalah) namun beberapa detik berselang, telepon mati. n*ken itu memutuskan pembicaraan.

well, it’s really s*ck. (sorry).

Untunglah, setelah itu saya latihan dan dapat melenyapkan perasaan menyebalkan itu (yang dipikir-pikir memang menyebalkan. dan walau di tempat latihan pun aku membuat kakak yang melatihku kesal hihihi maaf kaak).

Ah. apa mereka tidak niat merekrut anggota yang ‘telat’?

Ah. memang ini bukanlah kesalahan dari organisasi itu namun dengan anggota-anggotanya yang tidak benar ‘bekerja’, nama organisasi itu juga kan yang tercoreng (well, itu yang aku pikirkan sekarang tentang organisasi itu). dan mungkin memang karena aku tidak memberikan formulir itu dari awal-awal (dan menjawab pertanyaan-pertanyaan formulir itu pada hari-hari sebelumnya. padahal aku serius dalam menjawabnya).

“mungkin, memang belum saatnya kamu pergi ke luar negeri.” tambah Ibuku.

Ya. ambil positifnya saja.

Advertisements

One thought on “Yeah, I Want to Telling the World!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s