I Love Something New, but Not This.

Pernahkah kamu mendengar sesuatu hal–entah itu menakutkan atau membahagiakan–dan tidak pernah berpikir bahwa hal itu akan terjadi dalam kehidupanmu?

Aku mengangkat tangan.

Ya. Aku mengalami hal itu.

Namun, untuk hal yang menimpaku dan teman-temanku adalah hal yang buruk, yang SAMA SEKALI tidak pernah terlintas dibenakku kalau kami akan mengalaminya.

Beberapa minggu yang lalu, aku mendengar cerita dari temanku mengenai sesuatu. Itu, sangat menyeramkan dan membuat penasaran untuk mendengarkan secara terus menerus. Aku berpikir, “ini tidak akan terjadi di kehidupanku. Ini terjadi hanya di luar negeri atau di kehidupan yang jauh dariku dan sekitarku. Aku tidak akan pernah mengalaminya.” (well, ini hanya penegasan saja).

Tapi pikiranku dan temanku yang lain ternyata salah. Beberapa minggu kemudian, kami mengalami ‘sesuatu’ yang waktu itu diceritakan oleh temanku.

Shock.

Kaget.

Serem.

Tidak percaya.

dan sebagainya.

Terlebih yang sudah ‘ikutan’ adalah seseorang yang aku kenal dan seseorang yang aku kagumi dan dia adalah teman orang yang kucintai (bukan orang yang seumuran). Ah!

Daan, hal ini–sampai posting ini di publish–aku TIDAK diperbolehkan menceritakannya pada orang yang kucintai (baca: orang tuaku). Ada alasan yang diberikan oleh orang yang pertama kali mengetahui akan ‘sesuatu’ yang sudah menyimpang ini. Ini sungguh berat. Aku termasuk orang yang suka berbicara (curhat), apalagi ke orang tuaku sendiri. Benar, ini berat.

Aku selalu berdo’a pada Allah SWT agar orang tua dan kami semua diberi perlindungan. Amiinnn.

(baru saja aku mendapat SMS dari temanku, dan itu membuatku semakin–well, sedikit merinding. Membuatku dan kami menjadi tidak leluasa di sosial media, di dunia maya.  Tapi aku percaya, aku dilindungi oleh Allah. Amiinn)

Yap. Inilah kehidupan. Kehidupan sesungguhnya? Hmmm.

Hal ini adalah langkah awalku dan teman-teman dalam melangkah ke dunia masyarakat, dunia sebenarnya, dunia di luar zona aman. Langkah awal yang penuh tantangan. Dan di dunia ini agama atau kepercayaan sangat, sangat, sangaaatt dibutuhkan, jangan pernah melepaskannya. (Aku juga akan berusaha, kawan 🙂 dan percayalah, segala sesuatu yang tidak pernah terpikirkan olehmu, jika Allah tahu engkau bisa melewatinya, sesuatu itu akan datang ke kehidupanmu. Bersiaplah 😉 Don’t to be afraid, just believe to your God.)

Yang jelas, ini adalah ‘kehidupan baru’ di kehidupanku. Jika Allah selalu ada di hatiku, di otakku, di segala aspek kehidupanku, i’ll be fine. I truly believe that. 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s