Libur Lebaran

sedari satu Agustus hingga tanggal 30 Agustus, kami (baca: umat muslim) telah melewati shaum. dimana selama sebulan penuh, umat muslim diwajibkan untuk tidak makan dan minum, serta menahan rasa amarah dan perasaan negatif lainnya.

tahun ini, 2011, ada sesuatu yang baru untukku. yaitu kebingungan untuk menentukan hari lebaran. walau dari tahun-tahun lalu perbedaan antara umat islam ‘umum’ dengan umat islam Muhammadiah selalu berlebaran di tanggal yang berbeda (tapi dua hal ini tidak berhubungan kan).

tanggal 29 Agustus malam, orang tuaku sudah harap-harap cemas (nanti kutulis). pemerintah–departemen agama memutuskan lebaran dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus setelah mendengarkan para ormas berbicara. padahal di kalendar sudah berwarna merah pada tanggal 30 dan 31 Agustus untuk Lebaran.

mengapa orang tuaku (apalagi ibuku) sangat cemas? karena tiket pesawat untuk pergi mudik (untuk ayah) ke Palembang sudah dibeli jauh-jauh hari (sebelum memasuki bulan shaum malah) untuk terbang tanggal 31 Agustus. mengerti mengapa mereka h2c (harap-harap cemas)?

(sayangnya (bagiku. mungkin bagi kakak keduaku juga) anak-anaknya tidak dibawa juga. sebenarnya kami berlima sudah akan pergi, mungkin seminggu sebelum lebaran, yah pokoknya waktu lagi shaum, kami berangkat ke Palembang. tapi sayang kakak pertamaku masih trauma karena kejadian saat kami berlima naik pesawat tahun lalu (padahal bagi kedua adiknya malah ketawa-tawa *ok, that’s stupid* padahal yang lain pada istigfar) jadi kakak pertamaku itu menolak untuk naik pesawat lagi. setelah panjang lebar berdebat dengan ayah, kakakku sudah bisa menerima. tapi entahlah, mungkin ini yang terbaik untuk kami, tinggal di Bandung saja.)

31 Agustus.

pagi–bukan, subuh-subuh (sekitar jam 6 pagi) kami sudah sampai di Batununggal untuk sholat Ied disana. karena lebih dekat dengan bis yang akan mengantar orang tuaku ke bandara SoeTta, jadi akan lebih mudah, bukan :). aku melihat sunrise dari mobil yang diparkir dekat dengan tempat sholat. sekitar jam 8, sholat Ied sudah selesai dan kami menunggu hingga pukul 8.30 untuk orang tuaku naik ke bis dan pergi ke Jakarta dan terbang ke Palembang.

setelah dari sana, kami bertiga pergi ke rumah saudara dan bertemu disana dan diberi THR ahahaha 😀

sepulang dari rumah saudara, kami pergi lagi ke rumah saudara yang lain dan bermain dengan keponakan-keponakan yang lucu-lucu. (OMG. semua keponakanku lucu semuaaaa!)

kami sampai sekitar jam 4 (mungkin ya) dan aku langsung terkapar di kamar dan terbangun jam 7 malam. -.-

1 september.

aku seharian dirumah. ‘berkencan’ dengan laptop kakak keduaku yang memutar film Coffession of a Shopaholic, The Ugly Truth dan Penelope. awalnya ingin nonton Friendship (kyaa~ Mario Murarer!) bagus sih gambarnya tapi nggak ada subtitle-nya (kan percumaa!?). lalu kemarin aku menonton Bangkok Traffic Love Story (rame lhoo. walau nggak ada Mario Murarer ahahaha).

aku berdua saja dengan kakak pertamaku. sedangkan yang kedua pergi (dan hingga post ini ditulis, dia belum pulang -.-). awalnya aku mau pergi dengan sepupuku tapi sayang tak jadi. dan niatnya besok (hari jumat) aku akan pergi ke toko buku itu, eh kata sepupuku, toko buku itu tutup hingga tanggal 2 September. sangat menyebalkan. kan bisa diskon!

MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN 1432 H

MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Advertisements

One thought on “Libur Lebaran

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s