Setiap Cobaan Patut Dilewati dengan Baik

Disetiap makhluk Allah yang terlahir di dunia ini, mereka pasti akan menemui banyak cobaan dari Allah SWT. Dan cobaan yang diberikanNya pasti bisa kita lalui.

Disini bukannya aku mau memberi ceramah (da nggak bisa) yah sebenarnya aku juga belum menemui cobaan yang benar-benar berat. Tapi pasti diluar sana banyak yang sedang menghadapi cobaanNya yang berat. Dan kita sebagai makhluk-Nya diharuskan bisa melewatinya!
apakah kita siap? HARUS !
nah, begitu pula dengan keluargaku hari ini. nasib na’as menimpa laptop kakakku dan hapenya serta hape ayahku. Ayah hanya berkata (sewaktu keadaan sudah mulai mereda) “yah anggap saja kita menolong orang yang benar-benar sedang membutuhkan sesuatu,”
yah kira-kira begitulah. tapi ini dengan mencuri! sama saja–bila laptop dan dua hp itu dijual dan dijadikan uang, anggap saja uang itu untuk keperluan sekolah, uang itu akan menjadi haram! apalagi jika uang itu dibelikan makanan, dan makanan yang mereka makan itu akan menjadi makanan haram juga. apakah pencuri itu menyadarinya?
tetangga kami mempunyai–yah semacam six sense. ibuku meminta tolong padanya. dan akhirnya beliau bilang bahwa yang mencuri itu sekitar jam 3 pagi, dan orang itu adalah orang yang lumayan sering ke rumah kami.
kebenaran harus diungkap! sebenarnya aku masih bangun sampai jam 2 pagi–dari jam 8 menonton film High Kick Girl, lanjut ke Magic (blablabla) Finnaly revealed, lanjut ke Cutting The Edge : Going for the gold, dan sampai ke War of the Worlds. tapi aku tak selesai menonton War of the Worlds karena terlalu menyeramkan aku menontonnya sendiri. akhirnya aku bangkit dan pergi tidur. karena sebelumnya aku sudah (ke)tidur(an) siang hari aku sulit untuk tak sadar diri. di tengah gelumutanku dan guling dan selimut tiba-tiba aku mendengar suara ‘gedebuk’. takut. tapi karena memang biasanya selalu ada barang yang jatuh dan itu biasanya karena tikus. jadi aku biasa lagi dan mencoba untuk tidur lagi. tapi kesadaranku sulit sekali untuk menghilang. pagi harinya, aku terbangun oleh isak tangis kakakku. karena waktu itu aku belum sadar seratus persen aku lupa-lupa-ingat bagaimana aku tahu kalau laptop kakakku telah lenyap beserta dua hape.
disitulah, aku merasa, selama ini aku belajar karate itu buat apa? aku kesal. sedih. sebal.
yah kini itu semua sudah berlalu. dan kini keluargaku, setiap ada gerakan yang mencurigakan akan selalu terkaget. kami semua setiap saat dalam keadaan waspada selalu. jujur, ini pertama kalinya kami mendapat cobaan seperti ini–pencurian.
ya Allah semoga kami semua mendapat ketabahan, dan pelakunya mendapat ganjaran yang setimpal dariMu. dan semoga kakakku dan ayahku mendapatkan kembali apa yang telah hilang. amiinnnn…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s